Tantangan Penggunaan AI Disekolah

Oleh: Hendi Suhendi,M.Pd
Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan mulai menjadi perhatian besar dalam era digital saat ini. AI menjanjikan kemudahan dalam proses pembelajaran, personalisasi materi, hingga efisiensi administrasi sekolah. Namun, di balik potensi tersebut, penggunaan AI di sekolah juga menghadirkan berbagai tantangan serius yang perlu dipertimbangkan dengan cermat. Dalam artikel ini, akan dikemukakan beberapa tantangan utama penggunaan AI di lingkungan sekolah dengan pendekatan argumentatif. 1. Ketergantungan Teknologi yang Berlebihan Salah satu tantangan utama adalah potensi ketergantungan terhadap teknologi. Ketika siswa terlalu mengandalkan AI, kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka bisa melemah. Hal ini dikhawatirkan membuat siswa kurang mampu menghadapi persoalan dunia nyata yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan teknologi. Menurut Selwyn (2016) dalam bukunya Education and Technology: Key Issues and Debates, penggunaan teknologi di ruang kelas harus tetap dikendalikan agar tidak mengurangi fungsi pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter dan kemampuan berpikir mandiri. 2. Ketimpangan Akses Teknologi Tidak semua sekolah, terutama di daerah terpencil, memiliki infrastruktur teknologi yang memadai. Penggunaan AI yang memerlukan koneksi internet stabil, perangkat canggih, dan dukungan teknis akan memperlebar kesenjangan pendidikan antara sekolah di kota dan di desa. Menurut UNESCO (2021) dalam laporan AI and Education: Guidance for Policymakers, ketimpangan akses menjadi hambatan serius dalam penerapan AI secara merata di sistem pendidikan. 3. Keamanan dan Privasi Data Siswa AI memerlukan data pengguna dalam jumlah besar untuk dapat berfungsi optimal. Di sekolah, ini berarti data pribadi siswa, termasuk kebiasaan belajar dan prestasi akademik, dikumpulkan dan dianalisis. Tanpa perlindungan data yang ketat, informasi ini bisa disalahgunakan. Masalah etika dan privasi ini menjadi perhatian dalam banyak kajian. Seperti yang dijelaskan oleh Eubanks (2018) dalam Automating Inequality, penggunaan teknologi pintar tanpa regulasi yang jelas dapat memperkuat ketimpangan dan membahayakan kelompok rentan. 4. Kesiapan Guru danKurikulum Tantangan lain adalah kesiapan guru dalam menghadapi transformasi digital. Banyak guru belum mendapatkan pelatihan yang cukup untuk menggunakan AI secara efektif dalam proses belajar-mengajar. Selain itu, kurikulum nasional belum sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi AI. Dalam Artificial Intelligence in Education (Holmes et al., 2019), ditekankan bahwa integrasi AI memerlukan pengembangan kapasitas guru dan penyesuaian kurikulum agar tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan bagian yang terintegrasi dalam pendidikan. Kesimpulan Meskipun AI menawarkan banyak peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tantangan yang ditimbulkannya tidak bisa diabaikan. Ketergantungan teknologi, ketimpangan akses, isu privasi data, dan kesiapan sumber daya manusia adalah masalah-masalah yang harus diatasi sebelum AI dapat diterapkan secara efektif di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang inklusif, pelatihan guru yang memadai, dan pengawasan ketat terhadap etika penggunaan AI agar teknologi ini benar-benar menjadi alat bantu yang memperkuat — bukan menggantikan — peran manusia dalam pendidikan. Daftar Pustaka: Selwyn, N. (2016). Education and Technology: Key Issues and Debates. Bloomsbury Publishing. UNESCO. (2021). AI and Education: Guidance for Policymakers. [Laporan Resmi]. Eubanks, V. (2018). Automating Inequality: How High-Tech Tools Profile, Police, and Punish the Poor. St. Martin's Press. Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning. Center for Curriculum Redesign.

PENGUMUMAN KELULUSAN ONLINE SAJIRA 6

Pengumuman Kelulusan

Pengumuman Kelulusan Siswa



Tantangan Penggunaan AI Disekolah

Oleh: Hendi Suhendi,M.Pd Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan mulai menjadi perhatian besar d...